Flatus atau Flatulensi

Posted: February 21, 2012 in Uncategorized


Flatus atau Flatulensi adalah keluarnya gas melalui anus atau dubur akibat akumulasi gas di dalam perut (terutama dari usus besar atau kolon). Peristiwa keluarnya gas disebut juga kentut atau sering disebut juga buang angin. Kentut biasanya ditandai dengan rasa mulas di perut. Dan biasanya berbau busuk.Ini sering menjadi pertanda kalau seseorang:
1. Kelebihan makan makanan tertentu.
2. Ingin buang air besar.
3. Mengalami efek samping obat-obatan tertentu.
4. Menderita konstipasi atau sembelit.
5. Sedang masuk angin.
Gas ini terutama berisi: nitrogen, oksigen, metan (diproduksi bakteri atau kuman dan mudah terbakar), karbondioksida, hidrogen dan lain-lain. Gas yang keluar dapat berbau menyengat akibat kandungan gas bergugus indol atau hidrosulfida (S-H) yang tercampur. Indera penciuman manusia cukup reaktif terhadap senyawa-senyawa yang mengandung gugus ini.
Bau khas dari kentut sebenarnya tidak ada hubungannya dengan masalah gender. Pria memang sering melakukannya dan bukan berarti baunya lebih menyengat. Tetapi biasanya wanita lebih sering menahan kentut dengan alasan estetika. Jika kentut ditahan, maka akan mengakibatkan perut semakin kembung dan mulas , dan bau khasnya bertambah semakin busuk karena akumulasi gas dan senyawa yang terus bertambah di dalam perut. Oleh karena itu seringkali bau kentut wanita jauh lebih menyengat daripada pria. Makanan sejenis rempah-rempah dan kacang-kacangan dapat menambah bau khas kentut

Comments
  1. ini materi kelas berapa pak.????

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s