Transpor melalui Membran

Posted: August 1, 2011 in Uncategorized

Gambar difusi

Gambar osmosis

Gambar akibat osmosis

Gambar pompa Na-K

Gambar Endositosis dan Eksositosis

Di bidang pertanian pemahaman tentang transpor pasif penting. contoh dalam pemberian dosis pupuk yang aman bagi tanaman. jika dosis pupuk terlalu pekat, tanaman akan mati karena dapat mengalami plasmolisis. hal ini dikarenakan konsentrasi larutan di luar sel tanaman lebih tinggi dibandingkan di dalam sel sehingga air di dalam sel akan keluar sel. dengan demikian, pemberian pupuk harus dengan dosis yang tepat (tidak berlebihan).
Sel tumbuhan memiliki organel yang berperan sebagai tempat penyimpanan zat-zat sisa metabolisme yang mungkin dapat membahayakan isi sel. organel tersebut adalah vakuola. vakuola ini memiliki membran yang mendukung fungsinya sebagai organel penyimpanan.

Organisme tumbuh karena terjadi pertambahan ukuran sel dan jumlah sel-sel penyusunn tubuhya. namun pertambahan ukuran sel terbatas. pertumbuhan suatu organisme dikarenakan adanya pertambahan jumlah sel-sel penyusun organisme tersebut. jadi, jika suatu organisme tumbuh semakin besar, tidak berarti ukuran sel-sel penyusun tubuhnya terus bertambah besar, melainkan jumlah sel-sel tersebut bertambah banyak

Sitoplasma merupakan cairan sel yang berada di luar membran inti. komponen utama penyusun sitoplasma sebagai berikut.

a. cairan seperti gel yang disebut sitosol

b. subtansi genetik

c. sitoskeleton

d. organel-organel sel

Sementara itu nukleoplasma merupakan cairan yang terdapat dalam inti sel. nukleoplasma mengadung kromati, granula, dan senyawa kimia kompleks.

Organel penghasil energi pada sel prokariotik adalah mesosom. mesosom merupakan bagian membran plasma yang melekuk ke dalam dan terdapat enzim-enzim pernapasan yang berperan dalam reaksi-reaksi oksidasi untuk menghasilkan energi. sedangkan pada sel eukariotik, organel penghasil energi adalah mitokondria, karena disitu tempat berlangsungnya respirasi sel

Sel tumbuhan yang ditempatkan di lingkungan hipotonik tidak pecah karena sel tumbuhan mempunyai dinding sel. pada lingkungan hipotonik konsentrasi air di luar sel lebih tinngi dibanding di dalam sel sehingga air akan masuk ke dalam sel secara osmosis. sel tumbuhan akan terus membengkak sampai selulosa tidak dapat direntangkan lagi. pada keadaan ini sel tumbuhan menjadi mengembang tetapi tidak pecah, ini yang disebut turgid.

About these ads
Comments
  1. metha aprilia says:

    mna gambarnya pak???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s